Dilatih Carlo Ancelotti, Bayern Munchen Tak Langsung ‘Jadi’

Walaupun dilatih Carlo Ancelotti, tidak bisa dikatakan jika Bayern Munchen akan langsung ‘jadi’. Masih ada cukup waktu untuk terus berkembang dengan pesat.

Perubahan atau pergantian pemain termasuk pelatih adalah hal yang biasa terjadi. Setiap perubahan tersebut juga tidak akan langsung memberikan hasil prediksi bola. Ada banyak proses yang harus dilalui sebelum pada akhirnya akan terlihat hasilnya apakan berkembang kea rah yang baik atau tidak. Begitu juga dengan Bayern Munchen yang saat ini diasuh oleh Carlo Ancelotti. Tak perlu diragukan tentang kualitas pelatih yang satu ini. Namun, Bayern Munchen tidak bisa langsung ‘jadi’ sesuai harapan.

Bayern Munchen dan Ancelotti Butuh Waktu

Ya, walau berada di tangan sang maestro, Carlo Ancelotti, Bayern Munchen tidak langsung ‘jadi’. Pernyataan tersebut dilontarkan langsung oleh sang pelatih yang berasal dari Italia tersebut. Ancelotti bisa dibilang memulai kompetisi bersama Die Roten sedikit tertatih. Namun, itulah yang disukai. Lebih baik Bayern Munchen sedikit terlambat untuk start dari pada langsung tancap gas pada pertandingan di putaran pertama musim kemudian justru hancur di putaran berikutnya. Real Madrid pernah mengalami hal demikian.

Saat ini, Bayern Munchen telah memimpin klasemen sementara Bundesliga. Mereka hanya berjarak tiga angka dari tim yang dijuluki kuda hitam, yakni RB Leipzig. Hanya saja ada sedikit momen menarik saat Bayern berada di belakang Leipzig dan berjarak tiga poin. Kala itu, Ancelotti benar-benar mendapat tekanan yang besar. Banyak anggapan yang muncul jika dirinya tidak mampu melanjutkan tongkat estafet dari Pep Guardiola yang telah membuat klub tersebut berada di masa kejayaan.

Memang benar jika di sepanjang awal musim 2016 / 2017, Bayern tampak kurang menggigit. Ada yang mengatakan jika transisi yang terjadi kurang memuaskan. Sebagai contoh, lini tengah tidak kokoh. Akan tetapi, Ancelotti mengatakan jika semua hal yang terjadi adalah permulaan. Menurut Ancelotti, tim yang ia asuh masih bisa melakukan perkembangan yang lebih baik lagi hingga menggapai puncak permainan pada saat kompetisi semakin memanas dan hal tersebut bisa terjadi pada sekitar bulan Maret atau Mei.

Bayern Munchen Masih Bisa berkembang

Don Carlo mengatakan pada TZ jika ia dkk masih bisa berkembang lebih baik. Tapi, mereka membutuhkan waktu untuk bisa melakukan semua hal itu. Mereka juga masih memiliki cukup waktu. Menurut Carlo, jika mereka tampi dengan kondisi yang terbaik pada tengah musim pertama, bisa saja Bayern akan menyesal di kemudian hari saat musim semi tiba. Bagaimanapun, masih ada waktu untuk bisa bermain secara maksimal. Ancelotti juga menyadari hal ini dengan sangat baik.

Pastinya, seluruh pemain di Bayern Munchen ingin bisa menjuarai Bundesliga hingga kemudian bergerak ikut kompetisi Liga Champions. Menurut Carlo, tujuan di Liga Champions adalah menembus semifinal dikarenakan untuk bisa menembus final, hal tersebut bergantung pada beberapa detail kecil yang seringnya tidak bisa dikontrol dengan baik. Memang bukan target yang besar, akan tetapi bukan tidak mungkin jika permainan Bayern Munchen kembali ke performa puncak bersama Ancelotti.

Dari sejarahnya bersama Pep Guardiola, selama tiga tahun berturut-turut Bayern Munchen juga selalu terhenti berada di semifinal Liga Champions. Pengalaman paling menyakitkan pada saat Liga Champions musim 2013 / 2014 yang lalu dimana saat itu Die Roten dikalahkan oleh Real Madrid dengan agregat sangat telak yakni 0 – 5. Menariknya, saat itu pelatih Real Madrid adalah Carlo Ancelotti yang saat ini menjadi pelatih Bayern Munchen. Kita nantikan saja bagaimana penampilan Bayern memasuki pertengahan musim kedua nanti togel singapura.

Max VerMax Verstappen Bisa Membuat F1 Makin Serustappen Bisa Membuat F1 Makin Seru

Max Verstappen sangat fenomenal sejak balapan musim lalu dimulai dan pembalap F1 yang sangat legendaris Jackie Steward menilai Verstappen buat balapan seru.

Mungkin tak banyak yang mengetahui jika minat dan juga kesukaan dari para penggemar balapan sudah tidak lagi terlalu menyukai f1 dan mereka jauh lebih suka untuk menyaksikan balap moto gp yang tetap memberikan persaingan seru. Tetapi, Jackie Stewart sebagai salah satu mantan dan legenda f1 mengatakan jika Max Verstappen mampu mengembalikan kejayaan f1 seperti dulu dengan kelincahan dan kontroversinya sbobet.

Tanggapan Jackie Stewart Tentang Max Verstappen

Jackie Stewart dikenal sebagai mantan juara dunia untuk balapan f1 dan meskipun dirinya sudah tidak membalap lagi, namun tetap saja dia tidak bisa lepas dari f1 untuk mengetahui perkembangannya hingga saat ini mulai dari sirkuit yang digunakan bahkan hingga para pembalapnya sendiri. Dengan terang-terangan dan jujur bahwa sosok pembalap yang mampu mengembalikan minat para penggemar balapan untuk menyaksikan f1 kembali adalah Max Verstappen. Di musim lalu, dirinya memang berhasil selalu menjadi sorotan media dan publik mulai dari umurnya yang dianggap kurang untuk masuk ke ajang f1 hingga sikapnya di atas trek balapan.

Usianya memang masih sangat muda namun bakat serta talentanya untuk balapan luar biasa hebat dan dia juga mampu membuat beberapa rekor sepanjang musim lalu. Bagi Stewart, Vertappen telah sukses dan mampu menunjukkan sendiri jati dirinya sebagai pembalap di masa depan dengan bakat segudang yang ia miliki. Namun bukan hanya itu saja, pembalap yang memiliki paspor Belanda ini sangat dikenal dengan gaya balapannya yang sangat agresif bahkan tak segan untuk membahayakan pembalap lainnya di dalam trek hanya demi kemenangan yang diinginkan. Banyak yang menilai jika Verstappen akan menjadi anak nakal yang berikutnya di dalam sejarah balapan f1.

Akan tetapi gaya membalap yang seperti ini justru dinilai sangat diperlukan di dalam lintasan balap ini menurut Stewart. Bahkan dirinya pun juga memperjelas jika di luar sana pasti ada orang yang rela untuk membayar mahal demi bisa melihat pembalap yang saling overtaking atau salip menyalip di dalam lintasan f1 ini. Seperti yang dilansir oleh Daily Mail, Stewart mengatakan jika setiap pembalap memiliki gaya maupun sifat masing-masing seperti Lewis Hamilton yang dinilainya merupakan contoh dari pahlawan modern. Sementara bila berbicara mengenai Sebastian Vettel, maka Stewart menggambarkannya sebagai pahlawan yang sangat tenang dan berbeda lagi dengan Kimi Raikkonen.

Max Verstappen Memiliki Gaya Balapan Agresif

Dirinya menilai bahwa Raikkonen jauh lebih terkenal dan populer dibandingkan dengan kedua pembalap lainnya meskipun Raikkonen jarang sekali berbicara atau dia juga menilai mungkin Raikkonen justru jauh lebih populer sebab dia memang tidak banyak bicara sama sekali. Dia pun menambahkan jika f1 bisa menghilangkan kegembiraan, kecelakaan, kegagalan dan juga insiden namun jangan salah paham dengan hal ini sebab tidak seorang pun yang ingin menyaksikan kecelakaan sama sekali tapi penonton memang membutuhkan ketegangan sehingga mereka pun tidak akan bosan dan itu bisa terjadi dari Verstappen yang akan mengganggu setiap balapan itu.

Bahkan para pembalap lainnya tidak menganggap jika Verstappen adalah pengganggu saja melainkan dirinya mampu memberikan ancaman bagi pembalap lain termasuk juga dengan rekan setimnya Ricciardo. Tidak ada lagi rasa hormat dengan seniornya dan jika mereka menghalangi langkahnya menuju kemenangan, Verstappen tidak akan segan lagi untuk mengalahkan mereka langsung di atas trek meskipun dirinya mungkin terkena hukuman. Namun di usianya yang masih muda ini, banyak sekali hal penting dalam f1 yang harus dia pelajari dengan baik untuk kemenangan togel online.

Akankah apa yang dikatakan Stewart mengenai Max Verstappen akan membuat f1 semakin seru benar-benar terjadi dan banyak orang yang akhirnya kembali menyaksikan balapan jet darat tercepat?

Carlos Sainz Isyaratkan Hengkang Baru di Tahun 2018

Pembalap Toro Rosso Carlos Sainz mulai mengisyaratkan untuk pergi meninggalkan timnya di tahun 2018 mendatang namun untuk tahun depan, dirinya tetap bertahan.

Seiring dengan kepergian Nico Rosberg dari Mercedes yang memutuskan untuk pensiun, mulai banyak nama-nama yang bermunculan dan diduga akan menggantikan posisinya termasuk juga pembalap dari Toro Rosso yaitu Carlos Sainz. Dirinya sempat dikabarkan akan menggantikan tempat Rosberg menyusul ada berita taruhan judi bola jika dirinya akan meninggalkan tim Toro Rosso dan pindah untuk membela tim lainnya dalam waktu dekat.

Carlos Sainz Tidak Akan Meninggalkan Toro Rosso Tahun Depan

Kosongnya kursi Mercedes pasca peninggalan Rosberg membuat kursi panas ini diperbincangkan dan menjadi rebutan dari beberapa pembalap dan gosip mengenai beberapa nama akan menjadi pengganti Rosberg pun terus diperbincangkan dan nama yang termasuk di dalam daftar itu adalah Carlos Sainz yang merupakan pembalap dari tim Toro Rosso. Santer terdengar kabar ini, namun rupanya berita tersebut langsung dimentahkan oleh pembalap yang berasal dari Spanyol ini. Sainz langsung menjelaskan jika dirinya akan tetap membalap untuk Toro Rosso di tahun 2017 dan tidak akan pergi kemanapun setidaknya untuk tahun depan itu. Dirinya memiliki alasan yang sangat baik.

Dirinya menganggap masih kurang puas dengan penampilannya di musim lalu tahun 2016 sebab dia hanya mampu bertengger di peringkat 12 klasemen pembalap dan hanya mampu mengumpulkan sekitar 46 poin selama membalap dengan Toro Rosso hingga setidaknya dia harus mampu memperbaiki prestasi yang kurang membanggakan ini di tahun depan bersama dengan tim yang sama. Akan tetapi, dia juga memberikan pernyataan bila dirinya tidak akan menampik jika nantinya dia harus berganti tim mengingat dia juga masih sangat muda namun hal itu baru akan dilakukan sekitar dua tahun lagi yaitu 2018. Bahkan dirinya pun sangat ingin untuk bergabung dengan Red Bull.

Keinginannya memang tidak salah mengingat Red Bull adalah pesaing terberat Ferrari dan juga Mercedes apalagi mobil yang mampu menandingi kecepatan Mercedes ini berhasil menduduki peringkat kedua konstruktor mengalahkan tim kuda jingkrak yang performanya di musim lalu sangat jeblok. Seperti yang dikutip oleh F1 Today, Sainz menjelaskan jika rumor mengenai kepindahannya menuju Mercedes di tahun depan itu sangat tidak mungkin terjadi sama sekali dan dia hanya ingin fokus dengan Toro Rosso untuk menjadi juara. Dia menegaskan jika tim yang paling diinginkannya adalah Red Bull tetapi pembalap yang masih berusia 22 tahun ini juga membuka pintu yang lainnya.

Carlos Sainz Fokus Menatap Tahun 2017

Tahun depan, Sainz masih akan tetap membalap bersama dengan Toro Rosso mendampingi Daniil Kvyat. Meskipun dirinya sadar telah mendapatkan hasil yang sangat minor namun tetap saja optimisme pasti ada dan dirinya ingin untuk memperbaiki performanya ini. Dibantu dengan Toro Rosso, sainz yakin mampu menjadi penghalang bagi tim lain yang ingin meraih juara dan mereka pun pasti akan mendapatkan hasil yang lebih baik dari tahun 2016. Sainz mengaku sangat nyaman berada di Toro Rosso sebab mereka memberikan banyak sekali kemudahan dan salah satu contoh kemudahan ini terlihat dari sasis mobil yang dapat memudahkan para pembalapnya berakselerasi.

Sasis mobil ini mendukung para pembalap termasuk juga Sainz dan Kvyat untuk selalu melakukan akselerasi di lintasan dan mereka pun dapat memacu mobilnya dengan sangat kencang. Dia juga menambahkan pernyataannya jika mesin mobil tidak mengalami masalah sama sekali sehingga dia yakin jika timnya ini mampu mendapatkan posisi yang terbaik karena tim yang bermarkas di Italia ini selalu memberikan sasis berkualitas tinggi untuk bisa membantu para pembalapnya guna memacu mobil dan menambah kecepatan. Rasa cinta inilah yang tidak akan membuat Sainz tetap bertahan di togel singapura.

Jika mengatakan tahun 2018, Carlos Sainz masih belum bisa memutuskan apakah dirinya akan hengkang dari Toro Rosso atau nantinya justru akan tetap bertahan bersama dengan tim ini.

El Clasico Bukanlah Akhir dan Penentu Juara La Liga Spanyol

Barca akan menjamu Madrid pada El Clasico yang ke 232. Seperti biasanya, laga ini penuh dengan intrik dan gengsi walaupun bukan penentu dan akhir segalanya.

El Clasico menjadi pertandingan yang tidak boleh dilewatkan oleh pecinta sepak bola di dunia tidak hanya untuk fans Barca dan Real Madrid. Oleh sebab itu, setiap menjelang El Clasico muncul berbagai tanggapan tentang pembandingan kedua klub prediksi bola termasuk membandingkan antara Messi dan Ronaldo. Namun, menurut Entrenador Barcelona, yakni Luis Enrique, El Clasico bukanlah akhir dari segalanya dan bukan pula penentu sebagai juara di dalam persaingan sengit, La Liga Spanyol.

El Clasico, Barca Tidak Boleh Kalah

Seperti telah diketahui bersama jika Real Madrid saat ini berada di puncak klasemen sedangkan Blaugrana tertinggal 6 poin. Memang, musim ini baru berjalan separuh. Akan tetapi, jika kondisi seperti ini terus bertahan, maka Barca akan tertinggal jauh. Oleh sebab itu, pada pertandingan El Clasico, penting bagi Barca untuk menghindari kekalahan. Sejauh ini, jika dilihat dari data statistik El Clasico, memang Barca lebih unggul apalagi jika laga tersebut diadakan di Camp Nou, di depan pendukungnya sendiri.

Namun, menurut Enrique, bagaimanapun hasilnya nanti, El Clasico ini bukanlah pertandingan yang menentukan dan menjadi akhir dari segalanya. Menurutnya, di laga ke 14 ini, Madrid memilikiu peluang yang menarik karena posisinya memang berada di puncak klasemen. Hanya saja, dirinya tidak berpikir jika laga ini akan menentukan siapa yang akan menjadi juara La Liga Spanyol musim ini. Baginya, laga ini adalah kesempatan untuk Barca tampil lebih maksimal untuk menundukkan Real Madrid dan merangkak naik ke puncak tabel.

Enrique juga mengatakan jikapun Barca menang pada laga ini, hal tersebut tidak akan mengakhiri berbagai kritikan yang masuk untuk tim. Ia menutup sesi wawancara dengan mengatakan penting untuk bisa memenangi El Clasico ini karena Madrid merupakan klub dengan aspirasi yang sama seperti Barca. Menurutnya, yang namanya kritikan bisa datang kapan saja baik ketika klub dalam keadaan menang atau kalah. Jadi, El Clasico ini akan dijadikan seperti laga pada umumnya walau gengsi tidak bisa dipungkiri.

El Clasico Penuh Gengsi dan Martabat

Baik pemain Barca maupun Madrid tentu tidak akan menganggap remeh setiap El Clasico yang terjadi kendati El Clasico di awal Desember 2016 ini adalah yang ke 232 dari sejarah kedua klub yang artinya, walau sering terjadi dan akan terus begitu, El Clasico bisa dijadikan momentum bagi salah satu klub yang posisinya ada di bawah untuk kemudian langsung merangkak naik baik dari sisi urutan klasemen maupun dari sisi gengsi dan martabat masing-masing klub. Jadi, masing-masing klub memandang hal yang sama.

Sebagaimana sekarang, Barca posisinya ada di bawah Real Madrid oleh sebab itu Barca akan menjadikan El Clasico ke 232 ini sebagai kesempatan untuk menggondol banyak poin. Namun, bagi Real Madrid, El Clasico ini juga sekaligus untuk mengukuhkan siapa yang tetap layak berada di atas klasemen dan berpotensi untuk meraih gelar juara La Liga. Hal yang sama juga akan terjadi jika Barca posisinya ada di atas dan Real Madrid ada di bawah. Semua ini memang sudah terjadi begitu.

Maksudnya, laga El Clasico merupakan momentum dari berbagai aspek yang bisa dilihat dari mulai perolehan poin, urutan klasemen, gelar juara La Liga hingga adu gengsi pemain bandar togel online sampai pada penonton atau fans masing-masing. Itulah sebabnya, El Clasico tidak akan pernah sepi dari penonton yang ingin memperlihatkan gengsi masing-masing dan gengsi inilah yang diturunkan ke generasi berikutnya.

Kevin dan Marcus Targetkan Juara Dalam BWF Dubai World Super Series Finals 2016

BWF Dubai World Super Series akan dimulai dimana ganda putra Indonesia Kevin dan Marcus menetapkan final sebagai target mereka sehingga mereka termotivasi untuk menang.

Akhirnya BWF Dubai World Super Series Finals 2016 pun resmi digelar dan disini Indonesia tetap mengirimkan pebulutangkis mereka yang paling handal untuk memenangkan salah satu turnamen bergengsi ini termasuk pasangan ganda putra Kevin dan Marcus. Bahkan dua pebulutangkis yang masih dianggap muda ini pun memasang target togel hk yang tidak main-main sebab mereka ingin menjadi juara dan menargetkan masuk final.

Ambisi Kevin dan Marcus Untuk Juara Super Series

Indonesia memang bukan satu-satunya negara yang berada disana sebab negara lainnya pun turut serta mengirimkan wakil terbaik mereka di ajang bergengsi ini termasuk juga wakil Cina yang menjadi pesaing terberat Indonesia meskipun saat ini Cina sedang minim gelar dan hal ini dikarenakan mereka sedang berada di dalam masa regenerasi pemain. Namun ganda putra Indonesia Kevin dan Marcus memasang target yang tidak main-main karena mereka ingin masuk menuju final dan memenangkan turnamen ini. Ganda putra yang saat ini berada di peringkat delapan dunia mungkin memiliki kesempatan besar untuk menjadi juara mengingat mereka berada di grup cukup mudah.

Keduanya berada di grup A bersama dengan tiga pasang pemain lain yaitu Mads Conrad Petersen dan Mads Pieler Kolding dari Denmark, Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda dari Jepang dan satu lagi pasangan yang berasal dari Indonesia Angga Pratama dan Ricky Karanda Suwardi. Bagi keduanya, perasaan yang sangat bahagia tengah menyelimuti mereka sebab keduanya senang bisa ikut dan berpartisipasi untuk pertama kalinya di ajang super series final ini. Seperti yang dilansir oleh badmintonindonesia.org, Kevin menyatakan perasaannya dimana dia senang dapat ikut series ini pertama kali seklaigus ini akan menjadi turnamen terakhir di tahun ini sebelum masuk tahun depan.

Dia menambahkan jika setiap pemain yang ada memiliki kesempatan yang sama dan jika dirinya ditanya mengenai keinginannya, tentu saja Kevin dan pemain lainnya ingin menang. Tentu saja target ini tidak asal mereka ucapkan begitu saja sebab kedua pemain ini memiliki modal yang sangat penting jelang laga krusial di grup A Dunai super series ini. Keduanya mampu memenangkan super series premier kemarin di Cina dan langsung mengklaim gelar untuk mereka. Namun Kevin pun mengatakan jika mereka tidak memiliki persiapan yang istimewa sebab mereka juga baru saja selesai melakukan kejuaraan nasional namun tetap ingin memberikan yang terbaik dan tidak memilih lawan.

Kevin dan Marcus akan Menghadapi Wakil Indonesia Lain di Satu Grup

Kevin pun melanjutkan jika dirinya memang tidak bisa memilih siapa yang akan menjadi lawan namun keduanya yakin untuk terus maju dan tetap fokus dalam menghadapi siapapun lawan mereka nanti. Uniknya nanti Kevin sera Marcus akan berhadapan dengan kompatriotnya di grup A yaitu Angga dan Ricky. Dua wakil terbaik Indonesia ini akan saling berhadapan dan Angga serta Ricky akan mencoba untuk mengalahkan rekan senegaranya ini. Jika melihat dari catatan prediksi bola, kedua pasang tersebut sudah pernah bertemu sebanyak dua kali yaitu di India dan Australia open namun Angga juga Ricky selalu mengalami kekalahan. Disini Angga juga menyampaikan jika mereka ingin mengalahkan rekannya.

Mereka bertekad untuk bisa membalasa dua kekalahan itu dan menjadi lebih baik lagi. Mereka berjuang untuk dapat mengurangi kesalahan yang mereka buat sendiri dan sejak pertama harus dapat bersaing. Meskipun kedua tim Indonesia ini harus saling berhadapan, namun mereka juga pasti berdoa supaya keduanya nanti lolos menuju babak selanjutnya. Angga juga menambahkan jika mereka harus tetap fokus dan berjuang untuk menang melawan Denmark dan Jepang di satu grup serta fokus ketika kedua wakil Indonesia ini harus saling berhadapan di dalam pertandingan.

Mampukah Kevin dan Marcus memang menghadapi wakil Indonesia lainnya bahkan juga wakil negara lain di ajang BWF Dubai World Super Series 2016 ini? Anda nantikan saja pertandingannya.

Real Madrid Akan Bertemu Napoli Dalam Babak 16 Besar Liga Champions

Hasil drawing babak 16 besar liga champions memberikan keuntungan besar bagi juara Champions musim lalu yakni Real Madrid untuk mempertahankan gelar mereka di tahun ini.

Babak penyisihan grup telah berakhir dan hasil drawing babak 16 besar liga Champions sbobet telah keluar dan sebagian tim mungkin merasa bingung serta cemas namun tim yang lain merasa sangat beruntung. Salah satu tim yang diberikan keuntungan dari hasil drawing ini adalah Real Madrid karena mereka harus bertemu Napoli yang merupakan wakil Italia. Meski demikian, Madrid tidak boleh meremehkan mereka.

Pendapat Capello Mengenai Real Madrid vs Napoli

Banyak publik yang sudah menilai dengan jelas jika laga 16 besar yang menampilkan Real Madrid dengan Napoli akan dimenangkan dengan mudah oleh anak asuhan Zidane itu. Akan tetapi, banyak tokoh sepak bola terkenal yang memberikan perhatian khusus mereka pada laga ini. Ingatlah jika Madrid lolos menuju babak 16 besar ini sangat kesulitan apalagi Dortmund menjadi lawan yang sangat kuat serta mereka selalu mampu menang dengan skor yang sangat fantastis dibandingkan dengan Madrid. Bahkan beberapa lawan di grup kemarin mampu memberikan perlawanan yang sangat kuat untuk Ramos dan kawan-kawan sehingga mereka tidak boleh terlalu senang dengan ini.

PR dan juga pekerjaan lainnya masih harus dilakukan oleh Ronaldo dan kawan-kawan karena Napoli merupakan salah satu tim kuat di Serie-A Italia saat ini. Meskipun bukan big match dan Madrid masih tetap diunggulkan untuk lolos dengan mudah, akan tetapi Fabio Capello memberikan banyak sekali pandangan maupun opininya pada laga ini. Mantan pelatih Madrid ini tetap menganggap jika sebenarnya Los Blancos memiliki peluang menang lebih besar sekaligus favorit untuk maju menuju babak perempat final. Namun Capello memiliki anggapan yang berbeda sebab dirinya merupakan orang Italia dan mengerti benar jika kejutan bisa saja diberikan oleh tim yang berjuluk Partenopei.

Seperti yang dikutip dari Football Italia, Capello menilai jika Napoli yang akan berhadapan dengan Los blancos merupakan sebuah tantangan yang cukup menarik untuk tim yang berasal dari Italia itu secara khususnya karena dapat berhadapan dengan juara bertahan dari Spanyol ini. Capello juga menambahkan jika Napoli mampu bermain dengan sangat baik sekaligus mampu untuk memanfaatkan kecepatan dari pemain serta talenta yang dimilikinya, maka pertandingan babak 16 besar ini akan menjadi sangat menarik sekaligus terbuka dan jika madrid ingin menang, maka mereka harus mampu untuk memblokir permainan dari Italia yang terkenal sangat cepat dan rapat.

Saran Capello Untuk Napoli Ketika Berhadapan Dengan Real Madrid

Disini Capello juga turut menambahkan pendapatnya bahwa Napoli harus mampu mencoba meredam serangan-serangan balik yang terkenal mematikan dari Madrid apalagi mereka memiliki Ronaldo yang mampu menembus pertahanan lawan dengan sangat baik ditambah Morata yang sudah pulih dari cedera dan di laga pekan lalu mampu mencetak gol kemenangan untuk Madrid. Capello memiliki pendapat bahwa sebenarnya Napoli mampu untuk mendapatkan lawan yang sebenarnya memiliki tingkat yang lebih mudah dan hal itupun juga berlaku untuk tim Los Blancos. Capello pun menutup komentarnya dengan pendapat untuk mendoakan yang terbaik bagi Napoli.

Dia juga menambahkan jika ketika pertandingan nanti tiba, semoga semua pemain berada dalam kondisi yang fit. Mungkin ini sebuah keberuntungan tersendiri bagi Madrid karena bertemu lawan yang sedikit lebih mudah dibandingkan rival abadinya Barcelona yang harus bertemu dengan tim kuat dari Perancis yaitu PSG meskipun Barca jauh lebih diunggulkan mengingat dalam tujuh pertemuan barca mampu menang sebanyak tiga kali, imbang juga tiga kali dan menelan kekalahan sekali. Publik juga mengira bahwa Madrid kali ini akan dengan mudah melenggang menuju babak perempat final.

Mampukah Napoli membuat kejutan togel online yang tidak menyenangkan untuk Real Madrid dalam babak 16 besar liga champions mendatang? Anda nantikan saja pertandingannya.

Kiatisuk Senamuang: Indonesia Bukan Lawan yang Mudah

Hanya tinggal hitungan hari saja piala AFF 2016 akan mencapai puncak ketika Indonesia harus bertemu Thailand di final dan Kiatisuk Senamuang cukup khawatir pada Indonesia.

Pagelaran piala AFF hampir mencapai puncaknya beberapa hari lagi dimana para penggemar sepak bola wilayah Asia Tenggara akan disuguhkan dengan pertandingan final antara Thailand yang akan berhadapan dengan timnas Indonesia. Meskipun Thailand pernah menang agen bola dengan skor 4-2 di babak penyisihan grup A, akan tetapi pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang tidak ingin menganggap Indonesia sebagai lawan yang remeh.

Pandangan Kiatisuk Senamuang Mengenai Indonesia

Seperti yang dilansir oleh Goal Thailand, pelatih timnas negeri gajah putih Kiatisuk Senamuang menyatakan bahwa dirinya dan anak buahnya tidak akan memandang sebelah mata pada timnas Indonesia mengingat babak final ini akan terbagi menjadi dua babak dan jelas pertandingan final akan sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan pertandingan di fase penyisihan grup A piala AFF 2016. Mungkin Anda sudah jelas mengetahui bahwa Thailand melangkah menuju final setelah menang agregat 6-0 melawan tim Myanmar dimana pertemuan pertama, Thailand menang 2-0 dan kemudian mereka menambah lagi 4 gol di pertandingan babak semifinal yang kedua di kandangnya.

Sementara Indonesia harus bekerja keras untuk menang mengingat mereka hanya unggul selisih agregat 4-3 saja. Di pertemuan pertama, Indonesia berhasil menang 2-1 dan kemudian bertandang menuju markas Vietnam, tuan rumah mampu mengalahkan mereka dengan skor 2-1 juga yang akhirnya berbuntut pada babak extra time dan akhirnya Indonesia berhasil menambah keunggulan satu gol tambahan yang membuat agregat pun berubah dan akhirnya secara dramatis Indonesia lolos menuju final. Untuk pertandingan pertama akan digelar 14 Desember di Indonesia dan babak final kedua diadalakn di Thailand. Pelatih Senamuang pun merasa jika Indonesia tidak sama dengan dulu.

Meskipun di fase grup kedua tim saling bertemu bahkan Indonesia nyaris saja tidak lolos, namun pelatih tim yang berjuluk The War Elephants ini merasa jika pertandingan final nanti tidak akan mudah dan cenderung berat. Meski demikian, Thailand tetap diunggulkan sebab mereka tidak pernah mengalami kekalahan selama pagelaran ini berlangsung dan mereka pernah mengalahkan Indonesia dengan skor 4-2. Pelatih Senamuang pun menambahkan jika jika ada dua pertandingan yang terdapat di final dan mereka memang pernah menang sebelumnya namun final merupakan pertandingan yang baru sebab Indonesia sulit untuk dikalahkan dan mereka pun kebobolan 2 gol.

Kiat Kiatisuk Senamuang Menjaga Performa Anak Asuhnya

Ketika Thailand bermain di leg kedua semifinal menghadapi Vietnam, dirinya memang menarik keluar satu pemain inti dari timnas dengan alasan agar pemain mampu menjaga dirinya untuk tetap sehat dan bugar sekaligus salah satu pemain merayakan ulang tahunnya yaitu Siroch Chatthong sehingga pelatih ingin memberikannya kesempatan untuk bermain. Ketika ditanya kembali mengenai alasan menarik keluar Teerasil Dangda adalah sebab dirinya sedang mempersiapkan untuk final. Untuk itulah pelatih Thailand mencoba mengistirahatkan semua pemain kunci apabila mereka mengalami kelelahan mengingat jadwal final yang dekat serta latihan ekstra keras pasti akan dilakukan terus.

Menurut legenda hidup dari sepak bola negeri gajah putih ini, Myanmar memberikan perlawanan yang sangat keras dana sengit walaupun menelan kekalahan yang cukup telak. Hingga saat ini, pelatih Thailand sudah sangat puas dengan performa yang ditunjukkan oleh anak asuhannya tersebut dan menghadapi Indonesia berikutnya di final akan menjadi pekerjaan yang lebih berat sebab mereka memiliki pemain lincah sekaligus juga berpengalaman. Bahkan Indonesia mampu membobol gawang mereka ketika penyisihan grup sehingga hal ini cukup berbahaya.

Mampukah anak asuhan Kaitisuk Senamuang ini menjaga tren togel singapore tidak pernah kalah hingga babak final nanti? Anda dapat menyaksikan pertandingan finalnya tanggal 14 Desember mendatang.

Chapecoense Alami Kecelakaan Tragis, Dunia Sepakbola Berduka

Dunia sepakbola di Amerika Selatan dan dunia sedang berduka saat ini karena kecelakaan tragis pesawat yang dinaiki oleh skuat Chapecoense, Brasil.

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dengan hari esok. Impian yang sudah lama dibangun dan diperjuangkan bisa sirna begitu saja tanpa bekas. Hal yang sama dialami oleh skuat asal kota kecil di Brazil, Chapecoense yang akan mengikuti laga pertama di final  Copa Sudamericana untuk melawan Atletico Nacional yang rencananya akan dilangsungkan pada hari Kamis (1/12). Pesawat yang dinaiki skuat Chape ini mengalami kecelakaan di dekat Medellin, 5 km sebelum mendarat.

Mengenal Klub Chapecoense

Mungkin sudah banyak yang mengenal nama klub prediksi bola tersebut. Chapeco sendiri adalah kota di Brasil yang tidak terbiasa dengan apa yang disebut tragedi. Kota ini berada di sebelah barat Santa Catarina dan terkenal dengan hasil pertaniannya dari pada dunia sepakbolanya. Chapecoense adalah klub sepakbola pertama yang ada di daerah ini dan berjuang untuk mendapatkan gelar sejak didirikan pada tahun 1973 silam. Klub ini sudah pernah memenangi trofi Catarinense, mengalahkan kekuatan Figueirense dan juga Avai.

Tahun 2014 adalah pertama kalinya klub ini masuk ke jajaran klub elite Brazil dengan berada di kompetisi Serie A. Tahun 2016 ini, mereka mampu mengikuti turnamen level kedua yang ada di Amerika Selatan yakni Copa Sudamericana. Pencapaian ini bisa dibilang sangat luar biasa. 7 tahun lalu, mereka masih ada di Serie D. Hal ini dikarenakan semangat para pemainnya yang luar biasa seperti aksi dari sang kiper, Danilo – sebelumnya dikabarkan selamat, tapi meninggal saat di rumah sakit – saat menyelamatkan gawang di babak adu penalti.

Kemenangan demi kemenangan terus mereka capai dengan kerja keras, semangat dan doa hingga kemudian mereka mendapatkan kesempatan untuk meraih trofi Copa Sudamericana. Akan tetapi, perjalanan mereka terhenti seketika saat pesawat yang mereka naiki alami kecelakaan. Dunia sepakbola di seantero jagat bersedih dan berkabung. Bahkan banyak klub-klub besar dunia yang mengucapkan bela sungkawa yang teramat sangat mendalam.

Kronologi Kecelakaan Chapnecoense

Medellin adalah tempat persinggahan klub Chapecoense. Medellin sendiri sudah dikenal sebagai tempat yang berbahaya bagi dunia penerbangan. Sudah cukup sering terjadi kecelakaan di daerah ini seperti pada tanggal 24 Juni 1935, kecelakaan pesawat merenggut nyawa Carlos Gardel, seorang penyanyi legendaris tango bersama 16 orang lainnya. Tahun 1967, Racing Club juga mengalami kecelakaan. Namun, beruntung, Racing Club berhasil melewati kecelakaan tersebut.

Akan tetapi, tidak dengan Chapecoense. Kronologinya sendiri dikabarkan karena gangguan listrik sehingga pesawat tidak bisa dikendalikan dan akhirnya jatuh hancur berkeping-keping. Hingga berita ini turun, belum jelas kronologi detail yang disampaikan secara resmi. Sejauh ini, dikabarkan kecelakaan terjadi karena terjadinya error seperti masalah listrik di dalam pesawat.

Apapun sebab dari kecelakaan tragis ini, kini sebagian besar skuat utama Chapecoense dikabarkan meninggal dunia. Kabarnya, hanya ada 7 orang yang selamat dan 76 orang yang meninggal dunia. Artinya, Chapecoense bisa saja kehilangan segalanya kali ini dan mau tidak mau mereka harus memulai dari awal lagi dengan membentuk skuat yang kuat kembali.

Akan tetapi, untuk saat ini sepertinya belum pantas untuk mengatakan hal-hal yang berkaitan dengan masa depan klub apalagi membicarakan tentang kehancuran impian klub mengingat kondisi masih berduka. Bahkan Torino dan Manchester United juga mengungkapkan belasungkawa dan doa yang mendalam atas tragedi yang menimpa skuat Chapecoense. Begitu juga dengan dunia sepakbola, tidak hanya di Amerika Selatan saja, melainkan di seluruh dunia sedang merasa berduka.

Copyright Sport Blog 2017
Tech Nerd theme designed by Siteturner