El Clasico Bukanlah Akhir dan Penentu Juara La Liga Spanyol

Barca akan menjamu Madrid pada El Clasico yang ke 232. Seperti biasanya, laga ini penuh dengan intrik dan gengsi walaupun bukan penentu dan akhir segalanya.

El Clasico menjadi pertandingan yang tidak boleh dilewatkan oleh pecinta sepak bola di dunia tidak hanya untuk fans Barca dan Real Madrid. Oleh sebab itu, setiap menjelang El Clasico muncul berbagai tanggapan tentang pembandingan kedua klub prediksi bola termasuk membandingkan antara Messi dan Ronaldo. Namun, menurut Entrenador Barcelona, yakni Luis Enrique, El Clasico bukanlah akhir dari segalanya dan bukan pula penentu sebagai juara di dalam persaingan sengit, La Liga Spanyol.

El Clasico, Barca Tidak Boleh Kalah

Seperti telah diketahui bersama jika Real Madrid saat ini berada di puncak klasemen sedangkan Blaugrana tertinggal 6 poin. Memang, musim ini baru berjalan separuh. Akan tetapi, jika kondisi seperti ini terus bertahan, maka Barca akan tertinggal jauh. Oleh sebab itu, pada pertandingan El Clasico, penting bagi Barca untuk menghindari kekalahan. Sejauh ini, jika dilihat dari data statistik El Clasico, memang Barca lebih unggul apalagi jika laga tersebut diadakan di Camp Nou, di depan pendukungnya sendiri.

Namun, menurut Enrique, bagaimanapun hasilnya nanti, El Clasico ini bukanlah pertandingan yang menentukan dan menjadi akhir dari segalanya. Menurutnya, di laga ke 14 ini, Madrid memilikiu peluang yang menarik karena posisinya memang berada di puncak klasemen. Hanya saja, dirinya tidak berpikir jika laga ini akan menentukan siapa yang akan menjadi juara La Liga Spanyol musim ini. Baginya, laga ini adalah kesempatan untuk Barca tampil lebih maksimal untuk menundukkan Real Madrid dan merangkak naik ke puncak tabel.

Enrique juga mengatakan jikapun Barca menang pada laga ini, hal tersebut tidak akan mengakhiri berbagai kritikan yang masuk untuk tim. Ia menutup sesi wawancara dengan mengatakan penting untuk bisa memenangi El Clasico ini karena Madrid merupakan klub dengan aspirasi yang sama seperti Barca. Menurutnya, yang namanya kritikan bisa datang kapan saja baik ketika klub dalam keadaan menang atau kalah. Jadi, El Clasico ini akan dijadikan seperti laga pada umumnya walau gengsi tidak bisa dipungkiri.

El Clasico Penuh Gengsi dan Martabat

Baik pemain Barca maupun Madrid tentu tidak akan menganggap remeh setiap El Clasico yang terjadi kendati El Clasico di awal Desember 2016 ini adalah yang ke 232 dari sejarah kedua klub yang artinya, walau sering terjadi dan akan terus begitu, El Clasico bisa dijadikan momentum bagi salah satu klub yang posisinya ada di bawah untuk kemudian langsung merangkak naik baik dari sisi urutan klasemen maupun dari sisi gengsi dan martabat masing-masing klub. Jadi, masing-masing klub memandang hal yang sama.

Sebagaimana sekarang, Barca posisinya ada di bawah Real Madrid oleh sebab itu Barca akan menjadikan El Clasico ke 232 ini sebagai kesempatan untuk menggondol banyak poin. Namun, bagi Real Madrid, El Clasico ini juga sekaligus untuk mengukuhkan siapa yang tetap layak berada di atas klasemen dan berpotensi untuk meraih gelar juara La Liga. Hal yang sama juga akan terjadi jika Barca posisinya ada di atas dan Real Madrid ada di bawah. Semua ini memang sudah terjadi begitu.

Maksudnya, laga El Clasico merupakan momentum dari berbagai aspek yang bisa dilihat dari mulai perolehan poin, urutan klasemen, gelar juara La Liga hingga adu gengsi pemain bandar togel online sampai pada penonton atau fans masing-masing. Itulah sebabnya, El Clasico tidak akan pernah sepi dari penonton yang ingin memperlihatkan gengsi masing-masing dan gengsi inilah yang diturunkan ke generasi berikutnya.