Dilatih Carlo Ancelotti, Bayern Munchen Tak Langsung ‘Jadi’

Walaupun dilatih Carlo Ancelotti, tidak bisa dikatakan jika Bayern Munchen akan langsung ‘jadi’. Masih ada cukup waktu untuk terus berkembang dengan pesat.

Perubahan atau pergantian pemain termasuk pelatih adalah hal yang biasa terjadi. Setiap perubahan tersebut juga tidak akan langsung memberikan hasil prediksi bola. Ada banyak proses yang harus dilalui sebelum pada akhirnya akan terlihat hasilnya apakan berkembang kea rah yang baik atau tidak. Begitu juga dengan Bayern Munchen yang saat ini diasuh oleh Carlo Ancelotti. Tak perlu diragukan tentang kualitas pelatih yang satu ini. Namun, Bayern Munchen tidak bisa langsung ‘jadi’ sesuai harapan.

Bayern Munchen dan Ancelotti Butuh Waktu

Ya, walau berada di tangan sang maestro, Carlo Ancelotti, Bayern Munchen tidak langsung ‘jadi’. Pernyataan tersebut dilontarkan langsung oleh sang pelatih yang berasal dari Italia tersebut. Ancelotti bisa dibilang memulai kompetisi bersama Die Roten sedikit tertatih. Namun, itulah yang disukai. Lebih baik Bayern Munchen sedikit terlambat untuk start dari pada langsung tancap gas pada pertandingan di putaran pertama musim kemudian justru hancur di putaran berikutnya. Real Madrid pernah mengalami hal demikian.

Saat ini, Bayern Munchen telah memimpin klasemen sementara Bundesliga. Mereka hanya berjarak tiga angka dari tim yang dijuluki kuda hitam, yakni RB Leipzig. Hanya saja ada sedikit momen menarik saat Bayern berada di belakang Leipzig dan berjarak tiga poin. Kala itu, Ancelotti benar-benar mendapat tekanan yang besar. Banyak anggapan yang muncul jika dirinya tidak mampu melanjutkan tongkat estafet dari Pep Guardiola yang telah membuat klub tersebut berada di masa kejayaan.

Memang benar jika di sepanjang awal musim 2016 / 2017, Bayern tampak kurang menggigit. Ada yang mengatakan jika transisi yang terjadi kurang memuaskan. Sebagai contoh, lini tengah tidak kokoh. Akan tetapi, Ancelotti mengatakan jika semua hal yang terjadi adalah permulaan. Menurut Ancelotti, tim yang ia asuh masih bisa melakukan perkembangan yang lebih baik lagi hingga menggapai puncak permainan pada saat kompetisi semakin memanas dan hal tersebut bisa terjadi pada sekitar bulan Maret atau Mei.

Bayern Munchen Masih Bisa berkembang

Don Carlo mengatakan pada TZ jika ia dkk masih bisa berkembang lebih baik. Tapi, mereka membutuhkan waktu untuk bisa melakukan semua hal itu. Mereka juga masih memiliki cukup waktu. Menurut Carlo, jika mereka tampi dengan kondisi yang terbaik pada tengah musim pertama, bisa saja Bayern akan menyesal di kemudian hari saat musim semi tiba. Bagaimanapun, masih ada waktu untuk bisa bermain secara maksimal. Ancelotti juga menyadari hal ini dengan sangat baik.

Pastinya, seluruh pemain di Bayern Munchen ingin bisa menjuarai Bundesliga hingga kemudian bergerak ikut kompetisi Liga Champions. Menurut Carlo, tujuan di Liga Champions adalah menembus semifinal dikarenakan untuk bisa menembus final, hal tersebut bergantung pada beberapa detail kecil yang seringnya tidak bisa dikontrol dengan baik. Memang bukan target yang besar, akan tetapi bukan tidak mungkin jika permainan Bayern Munchen kembali ke performa puncak bersama Ancelotti.

Dari sejarahnya bersama Pep Guardiola, selama tiga tahun berturut-turut Bayern Munchen juga selalu terhenti berada di semifinal Liga Champions. Pengalaman paling menyakitkan pada saat Liga Champions musim 2013 / 2014 yang lalu dimana saat itu Die Roten dikalahkan oleh Real Madrid dengan agregat sangat telak yakni 0 – 5. Menariknya, saat itu pelatih Real Madrid adalah Carlo Ancelotti yang saat ini menjadi pelatih Bayern Munchen. Kita nantikan saja bagaimana penampilan Bayern memasuki pertengahan musim kedua nanti togel singapura.

Copyright Sport Blog 2017
Tech Nerd theme designed by Siteturner