Lin Dan siap Pensiun dan Jajal Profesi Lain

bulutangkis Lin Dan di mana dia akan pensiun maka beberapa profesi baru Sedang dicoba oleh pemain tersebut

Tak selamanya atlet akan terus bertanding dan berada di lapangan karena pada akhirnya mereka harus mengatakan menyerah pada usia dimana tak lagi muda dan membuat performa di lapangan semakin menurun. Itu juga yang akan dialami Lin Dan seorang pemain bulutangkis yang melegenda dan memiliki performa yang baik di lapangan dengan peraihan medali medali ataupun gelar bergengsi sepanjang karirnya Kini harus menyerah dengan usia dan kesiapan dirinya untuk melakukan pensiun dari dunia bulutangkis. Berita ini menjadi sebuah kekecewaan tersendiri bagi fans berat Lin Dan karena mereka tak mau kehilangan penampilan terbaik judi online dari idolanya di lapangan selama ini yang menghiasi layar kaca. Lalu jika sudah pensiun, akan kemana Lin Dan?

Lin Dan termasuk salah satu pemain Mega Bintang yang berasal dari Cina atau Tiongkok yang berhasil mendapatkan banyak gelar dan medali untuk berbagai pertandingan bulutangkis. Meskipun kiprahnya di dunia bulutangkis sebentar lagi akan berakhir Tetapi performanya dilapangan semakin ditingkatkan karena dirinya ingin mengakhiri karir sebagai pemain bulutangkis dengan baik dan kesan yang cukup manis. Untuk perolehan medali sampai saat ini ada dua emas yang dipersembahkan untuk Cina dari Lin Dan pada Olimpiade yang dilakukan sepanjang masa karirnya. Sampai saat ini dia berusaha untuk bisa menorehkan kembali prestasi meskipun pada saat Olimpiade 2016 Lin Dan dikalahkan  oleh Lee Chong Wei di semifinal.

Kemudian beredar berita di berbagai media yang dipublikasikan oleh Cina bahwa Lin Dan yang pernah menjadi juara dunia bulutangkis sebanyak 5 kali ternyata akan beralih profesi. Dan ada yang mengatakan bahwa Setelah Linda nanti pensiun dia akan terjun sebagai seorang pemadam kebakaran. Ini tentu menjadi sebuah kabar yang mengejutkan apalagi bagi seorang Lin Dan yang notabene merupakan seorang pemain bulutangkis Legenda dan mendunia Jika dia berakhir di kantor pemadam kebakaran maka apa yang akan dikatakan oleh para penggemarnya. Yang pasti penggemar dari Lin dan sangat terkejut mendengar dan membaca berita yang beredar tersebut

Agenda Amal Lin Dan dan Dinas Pemadam Kebakaran

Tetapi pemberitaan itu tidak sepenuhnya salah karena sebenarnya ketika Lin Dan memakai seragam lengkap pemadam kebakaran bukan berarti dia akan menjadi seorang pekerja Dinas Pemadam Kebakaran. Yang benar adalah Lin Dan mengikuti agenda kegiatan amal yang dilakukan oleh dinas pemadam kebakaran Heyuan Wenchang dimana lin dan menjadi bintang tamu pada acara tersebut. Itulah yang sebenarnya sehingga profesi selanjutnya seorang lin dan tentu bukan menjadi seorang pemadam kebakaran seperti yang diberitakan oleh banyak media. Hal tersebut hanya sebuah acara amal semata yang membuat lin dan tampak gagah dengan seragam pemadam kebakaran yang dikenakannya.

Yang berkaitan dengan acara amal yang dilakukan Lindan bersama dengan Petugas pemadam kebakaran. adanya berita seperti ini juga menjadi jalan untuk pindahan untuk berupaya membersihkan namanya dengan adanya pemberitaan mengenai perselingkuhannya pada November tahun lalu. Lin Dan yang menggunakan seragam pemadam kebakaran kemudian berusaha untuk menolong korban yang berada ditengah lalapan api tentu menjadikan kesan baik agen togel online bagi dirinya sehingga orang-orang akan melupakan sikap buruknya mengenai perselingkuhan yang sudah dilakukan selama ini. Bagaimanapun juga mengenai perselingkuhan dan kegiatan amal yang dilakukan oleh Lin Dan semuanya adalah hal yang akan dijalani dan menjadi aktivitas setelah dia pensiun nantinya.

Dilatih Carlo Ancelotti, Bayern Munchen Tak Langsung ‘Jadi’

Walaupun dilatih Carlo Ancelotti, tidak bisa dikatakan jika Bayern Munchen akan langsung ‘jadi’. Masih ada cukup waktu untuk terus berkembang dengan pesat.

Perubahan atau pergantian pemain termasuk pelatih adalah hal yang biasa terjadi. Setiap perubahan tersebut juga tidak akan langsung memberikan hasil prediksi bola. Ada banyak proses yang harus dilalui sebelum pada akhirnya akan terlihat hasilnya apakan berkembang kea rah yang baik atau tidak. Begitu juga dengan Bayern Munchen yang saat ini diasuh oleh Carlo Ancelotti. Tak perlu diragukan tentang kualitas pelatih yang satu ini. Namun, Bayern Munchen tidak bisa langsung ‘jadi’ sesuai harapan.

Bayern Munchen dan Ancelotti Butuh Waktu

Ya, walau berada di tangan sang maestro, Carlo Ancelotti, Bayern Munchen tidak langsung ‘jadi’. Pernyataan tersebut dilontarkan langsung oleh sang pelatih yang berasal dari Italia tersebut. Ancelotti bisa dibilang memulai kompetisi bersama Die Roten sedikit tertatih. Namun, itulah yang disukai. Lebih baik Bayern Munchen sedikit terlambat untuk start dari pada langsung tancap gas pada pertandingan di putaran pertama musim kemudian justru hancur di putaran berikutnya. Real Madrid pernah mengalami hal demikian.

Saat ini, Bayern Munchen telah memimpin klasemen sementara Bundesliga. Mereka hanya berjarak tiga angka dari tim yang dijuluki kuda hitam, yakni RB Leipzig. Hanya saja ada sedikit momen menarik saat Bayern berada di belakang Leipzig dan berjarak tiga poin. Kala itu, Ancelotti benar-benar mendapat tekanan yang besar. Banyak anggapan yang muncul jika dirinya tidak mampu melanjutkan tongkat estafet dari Pep Guardiola yang telah membuat klub tersebut berada di masa kejayaan.

Memang benar jika di sepanjang awal musim 2016 / 2017, Bayern tampak kurang menggigit. Ada yang mengatakan jika transisi yang terjadi kurang memuaskan. Sebagai contoh, lini tengah tidak kokoh. Akan tetapi, Ancelotti mengatakan jika semua hal yang terjadi adalah permulaan. Menurut Ancelotti, tim yang ia asuh masih bisa melakukan perkembangan yang lebih baik lagi hingga menggapai puncak permainan pada saat kompetisi semakin memanas dan hal tersebut bisa terjadi pada sekitar bulan Maret atau Mei.

Bayern Munchen Masih Bisa berkembang

Don Carlo mengatakan pada TZ jika ia dkk masih bisa berkembang lebih baik. Tapi, mereka membutuhkan waktu untuk bisa melakukan semua hal itu. Mereka juga masih memiliki cukup waktu. Menurut Carlo, jika mereka tampi dengan kondisi yang terbaik pada tengah musim pertama, bisa saja Bayern akan menyesal di kemudian hari saat musim semi tiba. Bagaimanapun, masih ada waktu untuk bisa bermain secara maksimal. Ancelotti juga menyadari hal ini dengan sangat baik.

Pastinya, seluruh pemain di Bayern Munchen ingin bisa menjuarai Bundesliga hingga kemudian bergerak ikut kompetisi Liga Champions. Menurut Carlo, tujuan di Liga Champions adalah menembus semifinal dikarenakan untuk bisa menembus final, hal tersebut bergantung pada beberapa detail kecil yang seringnya tidak bisa dikontrol dengan baik. Memang bukan target yang besar, akan tetapi bukan tidak mungkin jika permainan Bayern Munchen kembali ke performa puncak bersama Ancelotti.

Dari sejarahnya bersama Pep Guardiola, selama tiga tahun berturut-turut Bayern Munchen juga selalu terhenti berada di semifinal Liga Champions. Pengalaman paling menyakitkan pada saat Liga Champions musim 2013 / 2014 yang lalu dimana saat itu Die Roten dikalahkan oleh Real Madrid dengan agregat sangat telak yakni 0 – 5. Menariknya, saat itu pelatih Real Madrid adalah Carlo Ancelotti yang saat ini menjadi pelatih Bayern Munchen. Kita nantikan saja bagaimana penampilan Bayern memasuki pertengahan musim kedua nanti togel singapura.

El Clasico Bukanlah Akhir dan Penentu Juara La Liga Spanyol

Barca akan menjamu Madrid pada El Clasico yang ke 232. Seperti biasanya, laga ini penuh dengan intrik dan gengsi walaupun bukan penentu dan akhir segalanya.

El Clasico menjadi pertandingan yang tidak boleh dilewatkan oleh pecinta sepak bola di dunia tidak hanya untuk fans Barca dan Real Madrid. Oleh sebab itu, setiap menjelang El Clasico muncul berbagai tanggapan tentang pembandingan kedua klub prediksi bola termasuk membandingkan antara Messi dan Ronaldo. Namun, menurut Entrenador Barcelona, yakni Luis Enrique, El Clasico bukanlah akhir dari segalanya dan bukan pula penentu sebagai juara di dalam persaingan sengit, La Liga Spanyol.

El Clasico, Barca Tidak Boleh Kalah

Seperti telah diketahui bersama jika Real Madrid saat ini berada di puncak klasemen sedangkan Blaugrana tertinggal 6 poin. Memang, musim ini baru berjalan separuh. Akan tetapi, jika kondisi seperti ini terus bertahan, maka Barca akan tertinggal jauh. Oleh sebab itu, pada pertandingan El Clasico, penting bagi Barca untuk menghindari kekalahan. Sejauh ini, jika dilihat dari data statistik El Clasico, memang Barca lebih unggul apalagi jika laga tersebut diadakan di Camp Nou, di depan pendukungnya sendiri.

Namun, menurut Enrique, bagaimanapun hasilnya nanti, El Clasico ini bukanlah pertandingan yang menentukan dan menjadi akhir dari segalanya. Menurutnya, di laga ke 14 ini, Madrid memilikiu peluang yang menarik karena posisinya memang berada di puncak klasemen. Hanya saja, dirinya tidak berpikir jika laga ini akan menentukan siapa yang akan menjadi juara La Liga Spanyol musim ini. Baginya, laga ini adalah kesempatan untuk Barca tampil lebih maksimal untuk menundukkan Real Madrid dan merangkak naik ke puncak tabel.

Enrique juga mengatakan jikapun Barca menang pada laga ini, hal tersebut tidak akan mengakhiri berbagai kritikan yang masuk untuk tim. Ia menutup sesi wawancara dengan mengatakan penting untuk bisa memenangi El Clasico ini karena Madrid merupakan klub dengan aspirasi yang sama seperti Barca. Menurutnya, yang namanya kritikan bisa datang kapan saja baik ketika klub dalam keadaan menang atau kalah. Jadi, El Clasico ini akan dijadikan seperti laga pada umumnya walau gengsi tidak bisa dipungkiri.

El Clasico Penuh Gengsi dan Martabat

Baik pemain Barca maupun Madrid tentu tidak akan menganggap remeh setiap El Clasico yang terjadi kendati El Clasico di awal Desember 2016 ini adalah yang ke 232 dari sejarah kedua klub yang artinya, walau sering terjadi dan akan terus begitu, El Clasico bisa dijadikan momentum bagi salah satu klub yang posisinya ada di bawah untuk kemudian langsung merangkak naik baik dari sisi urutan klasemen maupun dari sisi gengsi dan martabat masing-masing klub. Jadi, masing-masing klub memandang hal yang sama.

Sebagaimana sekarang, Barca posisinya ada di bawah Real Madrid oleh sebab itu Barca akan menjadikan El Clasico ke 232 ini sebagai kesempatan untuk menggondol banyak poin. Namun, bagi Real Madrid, El Clasico ini juga sekaligus untuk mengukuhkan siapa yang tetap layak berada di atas klasemen dan berpotensi untuk meraih gelar juara La Liga. Hal yang sama juga akan terjadi jika Barca posisinya ada di atas dan Real Madrid ada di bawah. Semua ini memang sudah terjadi begitu.

Maksudnya, laga El Clasico merupakan momentum dari berbagai aspek yang bisa dilihat dari mulai perolehan poin, urutan klasemen, gelar juara La Liga hingga adu gengsi pemain bandar togel online sampai pada penonton atau fans masing-masing. Itulah sebabnya, El Clasico tidak akan pernah sepi dari penonton yang ingin memperlihatkan gengsi masing-masing dan gengsi inilah yang diturunkan ke generasi berikutnya.

Real Madrid Akan Bertemu Napoli Dalam Babak 16 Besar Liga Champions

Hasil drawing babak 16 besar liga champions memberikan keuntungan besar bagi juara Champions musim lalu yakni Real Madrid untuk mempertahankan gelar mereka di tahun ini.

Babak penyisihan grup telah berakhir dan hasil drawing babak 16 besar liga Champions sbobet telah keluar dan sebagian tim mungkin merasa bingung serta cemas namun tim yang lain merasa sangat beruntung. Salah satu tim yang diberikan keuntungan dari hasil drawing ini adalah Real Madrid karena mereka harus bertemu Napoli yang merupakan wakil Italia. Meski demikian, Madrid tidak boleh meremehkan mereka.

Pendapat Capello Mengenai Real Madrid vs Napoli

Banyak publik yang sudah menilai dengan jelas jika laga 16 besar yang menampilkan Real Madrid dengan Napoli akan dimenangkan dengan mudah oleh anak asuhan Zidane itu. Akan tetapi, banyak tokoh sepak bola terkenal yang memberikan perhatian khusus mereka pada laga ini. Ingatlah jika Madrid lolos menuju babak 16 besar ini sangat kesulitan apalagi Dortmund menjadi lawan yang sangat kuat serta mereka selalu mampu menang dengan skor yang sangat fantastis dibandingkan dengan Madrid. Bahkan beberapa lawan di grup kemarin mampu memberikan perlawanan yang sangat kuat untuk Ramos dan kawan-kawan sehingga mereka tidak boleh terlalu senang dengan ini.

PR dan juga pekerjaan lainnya masih harus dilakukan oleh Ronaldo dan kawan-kawan karena Napoli merupakan salah satu tim kuat di Serie-A Italia saat ini. Meskipun bukan big match dan Madrid masih tetap diunggulkan untuk lolos dengan mudah, akan tetapi Fabio Capello memberikan banyak sekali pandangan maupun opininya pada laga ini. Mantan pelatih Madrid ini tetap menganggap jika sebenarnya Los Blancos memiliki peluang menang lebih besar sekaligus favorit untuk maju menuju babak perempat final. Namun Capello memiliki anggapan yang berbeda sebab dirinya merupakan orang Italia dan mengerti benar jika kejutan bisa saja diberikan oleh tim yang berjuluk Partenopei.

Seperti yang dikutip dari Football Italia, Capello menilai jika Napoli yang akan berhadapan dengan Los blancos merupakan sebuah tantangan yang cukup menarik untuk tim yang berasal dari Italia itu secara khususnya karena dapat berhadapan dengan juara bertahan dari Spanyol ini. Capello juga menambahkan jika Napoli mampu bermain dengan sangat baik sekaligus mampu untuk memanfaatkan kecepatan dari pemain serta talenta yang dimilikinya, maka pertandingan babak 16 besar ini akan menjadi sangat menarik sekaligus terbuka dan jika madrid ingin menang, maka mereka harus mampu untuk memblokir permainan dari Italia yang terkenal sangat cepat dan rapat.

Saran Capello Untuk Napoli Ketika Berhadapan Dengan Real Madrid

Disini Capello juga turut menambahkan pendapatnya bahwa Napoli harus mampu mencoba meredam serangan-serangan balik yang terkenal mematikan dari Madrid apalagi mereka memiliki Ronaldo yang mampu menembus pertahanan lawan dengan sangat baik ditambah Morata yang sudah pulih dari cedera dan di laga pekan lalu mampu mencetak gol kemenangan untuk Madrid. Capello memiliki pendapat bahwa sebenarnya Napoli mampu untuk mendapatkan lawan yang sebenarnya memiliki tingkat yang lebih mudah dan hal itupun juga berlaku untuk tim Los Blancos. Capello pun menutup komentarnya dengan pendapat untuk mendoakan yang terbaik bagi Napoli.

Dia juga menambahkan jika ketika pertandingan nanti tiba, semoga semua pemain berada dalam kondisi yang fit. Mungkin ini sebuah keberuntungan tersendiri bagi Madrid karena bertemu lawan yang sedikit lebih mudah dibandingkan rival abadinya Barcelona yang harus bertemu dengan tim kuat dari Perancis yaitu PSG meskipun Barca jauh lebih diunggulkan mengingat dalam tujuh pertemuan barca mampu menang sebanyak tiga kali, imbang juga tiga kali dan menelan kekalahan sekali. Publik juga mengira bahwa Madrid kali ini akan dengan mudah melenggang menuju babak perempat final.

Mampukah Napoli membuat kejutan togel online yang tidak menyenangkan untuk Real Madrid dalam babak 16 besar liga champions mendatang? Anda nantikan saja pertandingannya.

Chapecoense Alami Kecelakaan Tragis, Dunia Sepakbola Berduka

Dunia sepakbola di Amerika Selatan dan dunia sedang berduka saat ini karena kecelakaan tragis pesawat yang dinaiki oleh skuat Chapecoense, Brasil.

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dengan hari esok. Impian yang sudah lama dibangun dan diperjuangkan bisa sirna begitu saja tanpa bekas. Hal yang sama dialami oleh skuat asal kota kecil di Brazil, Chapecoense yang akan mengikuti laga pertama di final  Copa Sudamericana untuk melawan Atletico Nacional yang rencananya akan dilangsungkan pada hari Kamis (1/12). Pesawat yang dinaiki skuat Chape ini mengalami kecelakaan di dekat Medellin, 5 km sebelum mendarat.

Mengenal Klub Chapecoense

Mungkin sudah banyak yang mengenal nama klub prediksi bola tersebut. Chapeco sendiri adalah kota di Brasil yang tidak terbiasa dengan apa yang disebut tragedi. Kota ini berada di sebelah barat Santa Catarina dan terkenal dengan hasil pertaniannya dari pada dunia sepakbolanya. Chapecoense adalah klub sepakbola pertama yang ada di daerah ini dan berjuang untuk mendapatkan gelar sejak didirikan pada tahun 1973 silam. Klub ini sudah pernah memenangi trofi Catarinense, mengalahkan kekuatan Figueirense dan juga Avai.

Tahun 2014 adalah pertama kalinya klub ini masuk ke jajaran klub elite Brazil dengan berada di kompetisi Serie A. Tahun 2016 ini, mereka mampu mengikuti turnamen level kedua yang ada di Amerika Selatan yakni Copa Sudamericana. Pencapaian ini bisa dibilang sangat luar biasa. 7 tahun lalu, mereka masih ada di Serie D. Hal ini dikarenakan semangat para pemainnya yang luar biasa seperti aksi dari sang kiper, Danilo – sebelumnya dikabarkan selamat, tapi meninggal saat di rumah sakit – saat menyelamatkan gawang di babak adu penalti.

Kemenangan demi kemenangan terus mereka capai dengan kerja keras, semangat dan doa hingga kemudian mereka mendapatkan kesempatan untuk meraih trofi Copa Sudamericana. Akan tetapi, perjalanan mereka terhenti seketika saat pesawat yang mereka naiki alami kecelakaan. Dunia sepakbola di seantero jagat bersedih dan berkabung. Bahkan banyak klub-klub besar dunia yang mengucapkan bela sungkawa yang teramat sangat mendalam.

Kronologi Kecelakaan Chapnecoense

Medellin adalah tempat persinggahan klub Chapecoense. Medellin sendiri sudah dikenal sebagai tempat yang berbahaya bagi dunia penerbangan. Sudah cukup sering terjadi kecelakaan di daerah ini seperti pada tanggal 24 Juni 1935, kecelakaan pesawat merenggut nyawa Carlos Gardel, seorang penyanyi legendaris tango bersama 16 orang lainnya. Tahun 1967, Racing Club juga mengalami kecelakaan. Namun, beruntung, Racing Club berhasil melewati kecelakaan tersebut.

Akan tetapi, tidak dengan Chapecoense. Kronologinya sendiri dikabarkan karena gangguan listrik sehingga pesawat tidak bisa dikendalikan dan akhirnya jatuh hancur berkeping-keping. Hingga berita ini turun, belum jelas kronologi detail yang disampaikan secara resmi. Sejauh ini, dikabarkan kecelakaan terjadi karena terjadinya error seperti masalah listrik di dalam pesawat.

Apapun sebab dari kecelakaan tragis ini, kini sebagian besar skuat utama Chapecoense dikabarkan meninggal dunia. Kabarnya, hanya ada 7 orang yang selamat dan 76 orang yang meninggal dunia. Artinya, Chapecoense bisa saja kehilangan segalanya kali ini dan mau tidak mau mereka harus memulai dari awal lagi dengan membentuk skuat yang kuat kembali.

Akan tetapi, untuk saat ini sepertinya belum pantas untuk mengatakan hal-hal yang berkaitan dengan masa depan klub apalagi membicarakan tentang kehancuran impian klub mengingat kondisi masih berduka. Bahkan Torino dan Manchester United juga mengungkapkan belasungkawa dan doa yang mendalam atas tragedi yang menimpa skuat Chapecoense. Begitu juga dengan dunia sepakbola, tidak hanya di Amerika Selatan saja, melainkan di seluruh dunia sedang merasa berduka.