Chapecoense Alami Kecelakaan Tragis, Dunia Sepakbola Berduka

Dunia sepakbola di Amerika Selatan dan dunia sedang berduka saat ini karena kecelakaan tragis pesawat yang dinaiki oleh skuat Chapecoense, Brasil.

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dengan hari esok. Impian yang sudah lama dibangun dan diperjuangkan bisa sirna begitu saja tanpa bekas. Hal yang sama dialami oleh skuat asal kota kecil di Brazil, Chapecoense yang akan mengikuti laga pertama di final  Copa Sudamericana untuk melawan Atletico Nacional yang rencananya akan dilangsungkan pada hari Kamis (1/12). Pesawat yang dinaiki skuat Chape ini mengalami kecelakaan di dekat Medellin, 5 km sebelum mendarat.

Mengenal Klub Chapecoense

Mungkin sudah banyak yang mengenal nama klub prediksi bola tersebut. Chapeco sendiri adalah kota di Brasil yang tidak terbiasa dengan apa yang disebut tragedi. Kota ini berada di sebelah barat Santa Catarina dan terkenal dengan hasil pertaniannya dari pada dunia sepakbolanya. Chapecoense adalah klub sepakbola pertama yang ada di daerah ini dan berjuang untuk mendapatkan gelar sejak didirikan pada tahun 1973 silam. Klub ini sudah pernah memenangi trofi Catarinense, mengalahkan kekuatan Figueirense dan juga Avai.

Tahun 2014 adalah pertama kalinya klub ini masuk ke jajaran klub elite Brazil dengan berada di kompetisi Serie A. Tahun 2016 ini, mereka mampu mengikuti turnamen level kedua yang ada di Amerika Selatan yakni Copa Sudamericana. Pencapaian ini bisa dibilang sangat luar biasa. 7 tahun lalu, mereka masih ada di Serie D. Hal ini dikarenakan semangat para pemainnya yang luar biasa seperti aksi dari sang kiper, Danilo – sebelumnya dikabarkan selamat, tapi meninggal saat di rumah sakit – saat menyelamatkan gawang di babak adu penalti.

Kemenangan demi kemenangan terus mereka capai dengan kerja keras, semangat dan doa hingga kemudian mereka mendapatkan kesempatan untuk meraih trofi Copa Sudamericana. Akan tetapi, perjalanan mereka terhenti seketika saat pesawat yang mereka naiki alami kecelakaan. Dunia sepakbola di seantero jagat bersedih dan berkabung. Bahkan banyak klub-klub besar dunia yang mengucapkan bela sungkawa yang teramat sangat mendalam.

Kronologi Kecelakaan Chapnecoense

Medellin adalah tempat persinggahan klub Chapecoense. Medellin sendiri sudah dikenal sebagai tempat yang berbahaya bagi dunia penerbangan. Sudah cukup sering terjadi kecelakaan di daerah ini seperti pada tanggal 24 Juni 1935, kecelakaan pesawat merenggut nyawa Carlos Gardel, seorang penyanyi legendaris tango bersama 16 orang lainnya. Tahun 1967, Racing Club juga mengalami kecelakaan. Namun, beruntung, Racing Club berhasil melewati kecelakaan tersebut.

Akan tetapi, tidak dengan Chapecoense. Kronologinya sendiri dikabarkan karena gangguan listrik sehingga pesawat tidak bisa dikendalikan dan akhirnya jatuh hancur berkeping-keping. Hingga berita ini turun, belum jelas kronologi detail yang disampaikan secara resmi. Sejauh ini, dikabarkan kecelakaan terjadi karena terjadinya error seperti masalah listrik di dalam pesawat.

Apapun sebab dari kecelakaan tragis ini, kini sebagian besar skuat utama Chapecoense dikabarkan meninggal dunia. Kabarnya, hanya ada 7 orang yang selamat dan 76 orang yang meninggal dunia. Artinya, Chapecoense bisa saja kehilangan segalanya kali ini dan mau tidak mau mereka harus memulai dari awal lagi dengan membentuk skuat yang kuat kembali.

Akan tetapi, untuk saat ini sepertinya belum pantas untuk mengatakan hal-hal yang berkaitan dengan masa depan klub apalagi membicarakan tentang kehancuran impian klub mengingat kondisi masih berduka. Bahkan Torino dan Manchester United juga mengungkapkan belasungkawa dan doa yang mendalam atas tragedi yang menimpa skuat Chapecoense. Begitu juga dengan dunia sepakbola, tidak hanya di Amerika Selatan saja, melainkan di seluruh dunia sedang merasa berduka.